PIK- REMAJA GENSUS SMANSA TANJABTIM

This is default featured slide 1 title

PIK- REMAJA GENSUS SMANSA TANJABTIM Merupakan organisasi di sman 1 tanjabtim yang berdiri tanggal 26 November 2014. PIK-Remaja adalah: suatu wadah program reproduksi kesehatan yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya

This is default featured slide 2 title

PIK- REMAJA GENSUS SMANSA TANJABTIM Merupakan organisasi di sman 1 tanjabtim yang berdiri tanggal 26 November 2014. PIK-Remaja adalah: suatu wadah program reproduksi kesehatan yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya

This is default featured slide 3 title

PIK- REMAJA GENSUS SMANSA TANJABTIM Merupakan organisasi di sman 1 tanjabtim yang berdiri tanggal 26 November 2014. PIK-Remaja adalah: suatu wadah program reproduksi kesehatan yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya

This is default featured slide 4 title

PIK- REMAJA GENSUS SMANSA TANJABTIM Merupakan organisasi di sman 1 tanjabtim yang berdiri tanggal 26 November 2014. PIK-Remaja adalah: suatu wadah program reproduksi kesehatan yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya

This is default featured slide 5 title

PIK- REMAJA GENSUS SMANSA TANJABTIM Merupakan organisasi di sman 1 tanjabtim yang berdiri tanggal 26 November 2014. PIK-Remaja adalah: suatu wadah program reproduksi kesehatan yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya

Sunday, February 7, 2016

MATERI PIK-R |LINDUNGI GENERASI BANGSA

halo, gensus.... salam genre !

LINDUNGI GENERESI BANGSA KITA        

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat mengkawatirkan, terutama bagi generasi muda bangsa Indonesia. Banyaknya kasus penggerebekan pabrik narkoba oleh pihak kepolisian,membuktikan peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah di bumi Pertiwi ini sangat memprihatinkan. Indonesia tidak lagi menjadi tempat peredaran,namun juga menjadi basis produksi massal narkoba.KIta dukung usaha Polri memberantas peredaran narkoba di Indonesia.

Narkoba atau istilah lainnya napza atau naza,merupakan obat-obatan kedokteran yang pemakaiannya memerlukan izin dan pengawasan ketat,sebagian besar narkoba memiliki efek yang tinggi terhadap metabolisme tubuh,terutama jaringan syaraf otak manusia. Disebut penyalahgunaan karena pemakaian narkoba tersebut tanpa izin yang sah dari pihak dokter. Para dokter profesional sangat berhati-hati sekali memberikan obat kepada pasien. Obat-obatan narkoba tergolong obat keras atau istilahnya obat daftar G (kalau salah,tolong beritahu kami).

Narkoba merupakan zat/bahan adiktif yang bekrja pada sistem syaraf pusat otak,dapat menyebabkan euforia,keyamanan semu,penurunan sampai hilangnya rasa nyeri serta dapat menimbulkan ketergantungan.
Berdasarkan bahannya terdiri atas :

1. Natural (ganja,candu,cocaine,jamur,kaktus,tembakau,pinang,sirih,jamur dll)
2. Sintesis (campuran kimia) seperti kodein,amphetamin dll.

Semua narkoba memiliki efek kerja :

1. Merangsang sistem syaraf pusat seperti opium,morfin,kodein.
2. Menurunkan sistem syaraf pusat seperti kafein,kokain,ectasy dan tembakau/rokok.
3. Mengacaukan sistem syaraf pusat (LSD,Meskalin,ganja,dll)
Beerdasarkan cara penggunaannya terdiri dari:
1. Secara oral (alkohol,ectasy,sedativ,LSD dll)
2. Injeksi (heroin,morfin)
3. Ditaruh di luka (kodein,heroin,morfin)
4. Dihirup/inhaler (kokain,lem,bensinn dll)

Berdasarkan bentuk :

1. Bubuk (heroin,morfin,kodein,methampetamin)
2. Pasta (heroin,kodein dll)
3. Pil (ectasy,sedative dll)
4. Kristal (amphetamin dll)
5. Kertas (LSD dll)

Diriku Tubuhku

Pendahuluan
Setiap remaja dapat dikatakan dengan sendirinya akan mengenal tubuh dan bagian-bagian tubuhnya sendiri. Tetapi pada umumnya anak-anak yang baru beranjak remaja sering kali belum mengenal bagaian-bagian tubuh serta fungsi-fungsinya secara benar dan utuh. Apabila mereka tidak memahami bagian tubuh dan fungsinya dengan benar, maka mereka bisa lalai dalam pemeliharaan atau perawatan bahkan penggunaannya, baik oleh diri sendiri maupun orang lain.oleh karena itu, mengenal bagian-bagian tubuh dengan benar membantu remaja mengenal dirinya dengan benar dan selanjutnya bisa membantu remaja membawa diri secara benar.
Bagian-Bagian Tubuhku
Tujuan:
  1. Peserta dapat mengatasi rasa sungkan, malu dan khawatir membicarakan hal-hal yang menyangkut tubuh dan perubahan pada tubuh mereka.
  2. Peserta lebih terbuka terhadap pembicaraan mengenai bagian-bagian tubuh yang seringkali dianggap tidak boleh.
Bagian-bagian dalam struktur tubuhku sangatlah banyak, ada kepala, Badan, tangan, kaki. Kepala terdapat organ kepala yang sangat banyak, Badan juga terdapat organ dalam badan yang sangat banyak diantaranya organ reproduksi.

Ada beberapa organ reproduksi yang populer baik bagi perempuan maupun laki-laki. Contohnya Zakar atau Penis, Vagina, Buah dada, dll.
Tidak sedikit orang merasa malu menyebut bagian-bagian organ reproduksi, karena menganggap jorok dan kata-kata kotor. Padahal kata tersebut menjadi kotor apabila dipakai atau digunakan untuk memberi gelar seseorang dan atau untuk memaki seseorang.

Perlu penegasan bahwa membicarakan menyangkut bagian-bagian tubuh kita utamanya organ reproduksi merupakan hal biasa. Kita tidak perlu merasa malu dan takut mengungkapkan pertanyaan atau ketidaktahuan kita tentang perubahan-perubahan yang akan terjadi dengan tubuh kita sendiri.
Mengenal Organ-Organ Reproduksi
Tujuan:

  1. Peserta mengenal secara khusus organ-organ reproduksi.
  2. Peserta memahami fungsi organ-organ reproduksinya.
A. Organ Reproduksi Perempuan
Terdapat beberapa organ reproduksi perempuan yang penting dalam proses reproduksi adalah:

1. Ovarium (Indung Telur)
Yaitu organ di kiri dan di kanan rahim di ujung saluran fimbrae (umbai-umbai) dan terletak di rongga pinggul indung telur berfungsi menghasilkan sel telur (ovum), sebulan sekali indung telur kiri dan kanan secara bergiliran mengeluarkan sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma sehingga terjadi janin. Bila tidak dibuahi, akan ikut keluar bersama darah pada saat menstruasi. Disamping itu pula ovarium menghasilkan hormon-hormon (estrogen, pogesteron dll)

2. Fimbrae (Umbai-Umbai)
Dapat dianalogikan dengan jari-jari tangan umbai-umbai ini berfungsi untuk menangkap ovum yang dikeluarkan indung telur.

3. Tuba Falopi (Saluran Telur)
Yaitu saluran di kiri dan kanan rahim yang berfungsi untuk dilalui ovum dari indung telur menuju rahim (proses ovulasi) dan tempat pembuahan (konsepsi) atau bertemunya sel telur dan sperma. Ujungnya adalah fimbrae.

4. Uterus (Rahim)
Berupa rongga yang terlindungi oleh beberapa lapisan otot dan selaput lendir, fungsinya tempat berkembangnya janin atau tempat calon bayi dibesarkan, bentuknya seperti buah alpukat gepeng dan berat normalnya antara 30-50 gram. Pada saat tidak hamil, besar rahim kurang lebih sebesar telur ayam kampung. Dinding rahim yang menebal dan berisi pembuluh darah akan keluar sebagai menstruasi, dindingnya terdiri dari:
  • Lapisan Parametrium
Adalah lapisan yang paling luar dan lapisan yang berhubungan dengan rongga perut.
  • Lapisan Miometrium
Adalah lapisan yang berfungsi mendorong bayi keluar pada proses persalinan (kontraksi)
  • Lapiasan Endometrium
Adalah lapisan dalam dari rahim tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Lapisan endometrium terdiri dari lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.

5. Cervix (Leher Rahim)
Yaitu bawah rahim bagian luar yang ditetapkan sebagai batas penis masuk ke dalam vagina. Pada saat persalinan tiba, leher rahim membuka sehingga bayi dapat keluar.

6. Vagina (Liang Kemaluan/lubang senggama)
Yaitu sebuah saluran berbentuk silinder dengan diameter dinding depan k.l 6,5 cm dan dinding belakang k.l 9 cm yang bersifat elastis dengan berlipat-lipat. Fungsinya sebagai tempat penis berada waktu bersenggama, tempat keluarnya menstruasi dan jalan lahir bayi.

7. Lambia (Bibir Kemaluan)
Terdiri dari dua bagian, yaitu Lambia mayor dan Lambia minor.

8. Muluit Vagina
Yaitu awal dari vagina, merupakan rongga penghubung rahim dengan bagian luar tubuh. Lubang vagina ini ditutupi oleh selaput dara (Hymen) yaitu selaput tipis yang terdapat di muka liang vagina. Selaput dara tidak mengandung pembuluh darah.

9. Klitoris (kelentit), yaitu benjolan daging kecil yang paling peka dari seluruh alat kelamin perempuan. Klitoris banyak mengandung pembuluh darah dan syaraf.



B. Organ Reproduksi Laki-Laki
Organ reproduksi laki-laki yang penting dalam proses reproduksi adalah:

1. Penis
Berfungsi sebagai alat senggama dan sebagai saluran untuk pembuangan sperma dan air seni. Pada keadaan biasa, ukuran penis kecil. Ketika terangsang secara seksual darah banyak dopompakan ke penis sehingga berubah menjadi tegangdan besar, disebut ereksi.

2. Glans
Adalah bagian depan atau kepala penis. Glans banyak mengandung pembuluh darah dan syaraf. Kulit yang menutupi bagian glans disebut foreskin (Preputium). Di beberapa negara memiliki kebiasaan memberssihkan daerah sekitar preputium ini atau yang dikenal dengan sunat/Khitan. Khitan dianjurkan karena memudahkan pembersihan penis, sehingga mengurangi kemungkinan terkena infeksi, radang dan beberapa macam kanker.

3. Uretra (Saluran Kencing)
Yaitu saluran untuk mengeluarkan air seni dan air mani. Mulut uretra adalah awal dari saluran kencing.

4. Vas Deferens (Saluran Sperma)
Adalah saluran yang menyalurkan sperma dari tertis menuju ke prostat. Vas deferens panjangnya k.l 4,5 cm dengan diameter k.l 2,5.


Menstruasi
Menstruasi atau haid mengacu kepada pengeluaran secara periodik darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk mengandung anak, walaupun mungkin faktor-faktor kesehatan lain dapat membatasi kapasitas ini.
 Menstruasi biasanya dimulai antara umur 10 dan 16 tahun, tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi, dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi berlangsung kira-kira sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45 – 50 tahun, sekali lagi tergantung pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir dari kemampuan wanita untuk bermenstruasi disebut menopause dan menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita. Panjang rata-rata daur menstruasi adalah 28 hari, namun berkisar antara 21 hingga 40 hari.

Panjang daur dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya, dan bahkan dari bulan ke bulan tergantung pada berbagai hal, termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi wanita tersebut.

Menstruasi merupakan bagian dari proses reguler yang mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan. Daur ini melibatkan beberapa tahap yang dikendalikan oleh interaksi hormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus, kelenjar dibawah otak depan, dan indung telur.
 Pada permulaan daur, lapisan sel rahim mulai berkembang dan menebal. Lapisan ini berperan sebagai penyokong bagi janin yang sedang tumbuh bila wanita tersebut hamil. Hormon memberi sinyal pada telur di dalam indung telur untuk mulai berkembang. Tak lama kemudian, sebuah telur dilepaskan dari indung telur wanita dan mulai bergerak menuju tuba Falopii terus ke rahim.

 Bila telur tidak dibuahi oleh sperma pada saat berhubungan intim (atau saat inseminasi buatan), lapisan rahim akan berpisah dari dinding uterus dan mulai luruh serta akan dikeluarkan melalui vagina. Periode pengeluaran darah, dikenal sebagai periode menstruasi (atau mens, atau haid), berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Bila seorang wanita menjadi hamil, menstruasi bulanannya akan berhenti. Oleh karena itu, menghilangnya menstruasi bulanan merupakan tanda (walaupun tidak selalu) bahwa seorang wanita sedang hamil. Kehamilan dapat di konfirmasi dengan pemeriksaan darah sederhana.
Kecuali jika seorang gadis telah dipersiapkan akan kedatangan menstruasi, hal ini bisa menjadi saat yang mengecewakan baginya. Anak-anak perempuan yang tidak mengenal tubuh mereka dan proses reproduksi dapat mengira bahwa menstruasi merupakan bukti adanya penyakit atau bahkan hukuman akan tingkah laku yang buruk.

Anak-anak perempuan yang tidak diajari untuk menganggap menstruasi sebagai fungsi tubuh normal dapat mengalami rasa malu yang amat dan perasaan kotor saat menstruasi pertama mereka. Bahkan saat menstruasi akhirnya dikenali sebagai proses yang normal, perasaan kotor dapat tinggal sampai masa dewasa. Namun, dalam tahun-tahun belakangan ini pendidikan anatomi dan fisiologi yang lebih baik telah menjadikan penerimaan akan menstruasi. Malahan banyak wanita yang melihat menstruasi dengan bangga sebagai proses yang hanya terjadi pada wanita.

Beberapa keluarga bahkan memiliki perayaan khusus untuk menghormati kedewasaan seorang wanita muda.
Meskipun begitu, banyak wanita mengalami ketidaknyamanan fisik selama beberapa hari sebelum periode menstruasi mereka datang. Kira-kira setengah dari seluruh wanita menderita akibat dismenore, atau menstruasi yang menyakitkan. Hal ini khususnya sering terjadi awal-awal masa dewasa. Gejala-gejala dari gangguan menstruasi dapat berupa payudara yang melunak, puting susu yang nyeri, bengkak, dan mudah tersinggung. Beberapa wanita mengalami gangguan yang cukup berat seperti keram yang disebabkan oleh kontraksi otot-otot halus rahim, sakit kepala, sakit pada bagian tengah perut, gelisah, letih, hidung tersumbat, dan ingin menangis. Dalam bentuk yang paling berat, sering melibatkan depresi dan kemarahan, kondisi ini dikenal sebagai gejala datang bulan atau PMS, dan mungkin membutuhkan penanganan medis.
 
Dalam beberapa kasus pengadilan di Inggris dan Perancis, para pengacara telah menggunakan keberadaan PMS untuk berargumentasi mengenai turunnya kemampuan saat melakukan perbuatan kriminal. Di masa lalu, PMS dianggap sebagai kondisi psikosomatik, dan berlanjut menjadi subyek tertawaan, sekarang PMS dikenal memiliki sebab organik. Beberapa pengobatan telah diciptakan untuk mengatasi gejala-gejala PMS.
Beberapa wanita mengalami sebuah kondisi yang dikenal sebagai amenore, atau kegagalan bermenstruasi selama masa waktu perpanjangan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh bermacam-macam faktor termasuk stres, hilang berat badan, olahraga berat secara teratur, atau penyakit. Sebaliknya, beberapa wanita mengalami aliran menstruasi yang berlebihan, kondisi yang dikenal sebagai menoragi. Tidak hanya aliran darah menjadi banyak, namun dapat berlangsung lebih lama dari periode normal.

Sikap terhadap menstruasi dapat berbeda pada setiap masyarakat. Banyak masyarakat yang memandang wanita sebagai terkontaminasi atau tercemar saat menstruasi dan tidak mengikutsertakan mereka dalam kegiatan-kegiatan masyarakat karena takut akan ikut tercemar. Menstruasi adalah satu dari banyak pembenaran yang telah diberikan untuk menghalangi wanita memasuki peran-peran keagamaan pada beberapa agama. Ritual pembersihan di akhir menstruasi dianjurkan pada beberapa masyarakat. Namun, masyarakat lain menganggap menstruasi sebagai fungsi tubuh normal dan tidak menghukum atau menghalangi wanita saat mereka mengalaminya.
Share:

Tuesday, March 24, 2015

PROGRAM PIK REMAJA

HALO GENSUS... SALAM GENRE !
KALI INI SAYA MEPOSTING TENTANG PROGRAM UTAMA KEGIATAN KITA..

Program PIK REMAJA yaitu memfasilitasi  remaja agar memiliki status sistem reproduksi yang sehat, dan TEGAR dari risiko triad melalui :

*Pemberian informasi
*Pelayanan konseling
*Rujukan pelayanan medis
*Pendidikan Kecakapan Hidup,
*Kegiatan  khas remaja dll.
Share:

TAHAPAN PENGEMBANGAN PIK REMAJA



halo, gensus.... salam genre !

TahapanPengembangan dan Pengelolaan PIK Remaja

PIK  Remaja dikembangkan melalui 3 (tiga) tahapan yaitu tahap TUMBUH, TEGAK, dan TEGAR. Proses  pengembangan dan pengelolaan masing-masingt ahapan tersebut didasarkan pada 1)Materi dan Isi Pesan (assets) yang diberikan; 2) Ciri Kegiatan yang dilakukan; 3)Dukungan dan Jaringan (resources) yang dimiliki. Adapun ciri-ciri setiap tahapan sebagai berikut:
1)PIK  Remaja Tahap TUMBUH
a)Materi dan Isi Pesan (assets) yang diberikan:
§TRIAD KRR dan Pendewasaan Usia Perkawinan
§Pendalaman materi TRIAD KRR dan pendewasaan usia perkawinan
§Pemahaman tentang Hak-Hak Reproduksi
b)Kegiatan yang dilakukan:
§Kegiatan dilakukan di tempat PIK Remaja
§Bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) dalam lokasi PIK Remaja berada, misalnya penyuluhan individu dan kelompok
§Menggunakan media cetak
§Melakukan pencatatan dan pelaporansesuai dengan formulir (terlampir)
c)Dukungan dan Jaringan (resources) yang dimiliki:
§Ruang khusus
§Memiliki papan nama, ukuran minimal 60 cm x 90 cm, dan dipasang ditempat yang mudah dilihat oleh khalayak
§Struktur pengurus paling tidak memiliki: Pembina, Ketua,Bidang Administrasi, Bidang Program/Kegiatan, PS dab KS
§Dua orang Pendidik Sebaya yang dapat diakses
§Lokasi PIK  Remaja yang mudah diakses dan disukai oleh remaja
2) PIK Remaja Tahap TEGAK
a)Materi dan Isi Pesan (assets) yang diberikan:
§TRIAD KRR dan Pendewasaan Usia Perkawinan
§Pendalaman materi TRIAD KRR dan Pendewasaan Usia Perkawinan
§Pemahaman tentang Hak-Hak Reproduksi
§Keterampilan hidup (Life Skills) Keterampilan advokasi
b)Kegiatan yang dilakukan:
§Kegiatan yang dilakukan di dalam dan di luar PIK Remaja
§Bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) didalam lokasi PIK Remaja berada,misalnya penyuluhan individu dan kelompok
§Bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) di luar PIK Remaja antara lain:
ØSosialisasi dan Dialog Interaktif melalui Radio/TV
ØPress Gathering
ØPemberian Informasi PKBR dan KRR oleh Pendidik Sebaya kepada remaja sepertidi pasar, jalanan, sekolah, Masjid, Gereja, Vihara, Banjar, dan lain-lain.
ØSeminar PKBR
ØRoad Show PKBR ke sekolah, Masjid, Gereja, Vihara, Banjar, dan lain-lain.
ØPromosi PIK Remaja melalui TV, Radio, Majalah, Surat Kabar.
ØPemberian informasi PKBR dalam momentum strategis (Pentas seni, Hari-hari besar nasional dan daerah, Hari keluarga Nasional, Hari Remaja, Hari Anti Narkoba, hari AIDS, Kemah Bhakti Pramuka, dan Gerakan Penghijauan).
ØDiskusi anti kekerasan dalam rumah tangga
ØSosialisasi PKBR bagi calon pengantin
ØPenyampaian informasi PKBR  melalui Mobil Unit Penerangan
§Melakukan konseling PKBR melalui SMS, Telepon, Tatap Muka, dan Surat-menyurat
§Menggunakan media cetak dan elektronik
§Melakukan pencatatan dan pelaporan sesuai formulir (terlampir)
§Melakukan advokasi dan promosi PIK  Remaja untuk mengembangkan jaringan pelayanan
§Melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menarik minat remaja untuk datang ke PIKR emaja, antara lain:
ØPendampingan kepada remaja penyalahguna napza, hamil, di luar nikah, dan HIVpositif
ØBedah film
ØPelatihan penyiapan karir, contoh: membuat lamaran pekerjaan, kursus bahasa ingris, browsing internet, dan lain-lain.
ØLintas alam/out bound
ØBimbingan blajar siswa SLTP/SLTA
ØPendataan remaja yang mengalami risiko TRIAD (Kehamilan tidak diingnkan, penyalahgunaan Napzadan HIV positif)
ØStudi banding
ØKegiatan ekonomi produktif (peternakan, pertanian, menjahit, warung gaul dansembako, rental komputer, pemberian les privat kepada remaja setempat,pembuatan pin, salon, dll)
ØKegiatan olah raga (jalan santai, gerak jalan, voli, basket, senam) dan kesenian (musik, drama, paduan suara, teater)
ØPresentasi pengalaman kegiatan PKBR pada PIK remaja yang baru dibentuk
ØAneka lomba (pidato, drum band, band, lukis, karaoke, karikatur, seni aslami,cerdas cermat, dan bedah kasus)
ØKajian Islam versi pemuda
ØPemberian penghargaan kepada Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya
ØJambore PIK Remaja
ØPelayanan pemeriksaan gigi atau konsultasi kecantikan
ØIntegrasi kegiatan PIK Remaja dengan peertemuan rutin pramuka
ØIntegrasi kegiatan PIK remaja denganpelayanan dasar kesehatan
c)Dukungan dan Jaringan (resources) yang dimiliki:
§Ruang sekretariat dan ruang pertemuan
§Struktur pengurus paling tidak memiliki Pembina, Ketua, Bidang Administrasi, BidangProgram dan Kegiatan, PS, KS
§Memiliki papan nama, ukuran minimal 60cm x 90 cm dan dipasang di tempat yangmudah dilihat oleh khalayak
§Empat orang Pendidik sebaya yang dapat diakses
§Lokasi mudah diakses dan disukai remaja
§Dua orang Konselor Sebaya yang dapat diakses
§Jaringan mitra kerja dengan pelayanan medis dannon medis
3) PIKRemaja Tahap TEGAR
a)Materi dan Isi Pesan (assets) yang diberikan:
§TRIAD KRR dan Pendewasaan Usia Perkawinan
§Pendalaman materi TRIAD KRR dan Pendewasaan Usia Perkawinan
§Pemahaman tentang  Hak-Hak Reproduksi
§Keterampilan hidup (Life Skills)
§Keterampilan advokasi
b)Kegiatan yang dilakukan:
§Kegiatan yang dilakukan di dalam dan di luar PIK Remaja
§Bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) di dalam lokasi PIK Remaja berada,misalnya penyuluhan individu dan kelompok
§Bentuk aktifitas bersifat penyadaran(KIE) di luar PIK Remaja antara lain:
ØSosialisasi dan Dialog Interaktif program PKBR melalui Radio/TV
ØPress Gathering
ØPemberian Informasi PKBR dan KRR oleh Pendidik Sebaya kepada remaja sepertidi pasar, jalanan, sekolah, Masjid, Gereja, Vihara, Banjar, dan lain-lain.
ØSeminar PKBR
ØRoad Show PKBR ke sekolah, Masjid, Gereja, Vihara, Banjar, dan lain-lain.
ØPromosi PIK  Remaja melalui TV, Radio, Majalah, Surat Kabar.
ØPemberian informasi PKBR dalam momentum strategis (Pentas seni, Hari-hari besar nasional dan daerah, Hari keluarga Nasional, Hari Remaja, Hari Anti Narkoba, hari AIDS, Kemah Bhakti Pramuka, dan Gerakan Penghijauan).
ØDiskusi anti kekerasan dalam rumah tangga
ØSosialisasi PKBR bagi calon pengantin
ØPenyampaian informasi PKBR melalui Mobil Unit Penerangan
§Melakukan konseling PKBR melalui SMS, Telepon, Tatap Muka, dan Surat-menyurat
§Menggunakan media cetak dan elektronik
§Melakukan pencatatan dan pelaporan sesuai formulir (terlampir)
§Melakukan advokasi dan promosi PIK  Remaja untuk mengembangkan jaringan pelayanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgs45bGCf5S2Mfp044EuIm-lIdoPLV_fKLPOQfZ-llAhF7MhkcEpd-pIeqQRuDSOf2LhkrvCMccSQFsQwsifHbNH6tUMepgD82oDYavHj23zTEGuAcfatjI51kKBLQbUK-E6h0MbOdXodl5/s320/HIV+AIDS.jpg
HIV/AIDS, Gejala dan Cara Penularannya – HIV adalah kependekan dari Humman Immunodeficiency Virus yaitu virus yang menyerang system kekebalan tubuh manusia. Sistem kekebalan dianggap menurun ketika sistem tersebut tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi dan penyakit- penyakit. Orang yang kekebalan tubuhnya menurun (Immunodeficient) menjadi lebih rentan terhadap berbagai infeksi, yang sebagian besar jarang menjangkiti orang yang tidak mengalami defisiensi kekebalan. Penyakit-penyakit yang berkaitan dengan defisiensi kekebalan yang parah dikenal sebagai “infeksi oportunistik” karena infeksi-infeksi tersebut memanfaatkan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Orang yang mengidap HIV di dalam tubuhnya disebut HIV + (HIV positif) atau pengidap HIV. Orang yang telah terinfeksi HIV dalam beberapa tahun awal tidak akan menunjukkan gejala, akan tetapi mempunyai potensi sebagai sumber penularan terhadap orang lain.
Share:

TRIAD KRR



Halo GENSUS SMANSA! salam GenRe!
kali ini saya ingin membahas tentang apa sih TRIAD KRR itu. Mungkin ada yang belum tahu, apa itu TRIAD KRR? TRIAD KRR adalah 3 (tiga) resiko atau 3 masalah yang akan/sering dihadapi oleh kaum remaja. Apa saja kah 3 resiko itu? yang pertama yaitu:

1. NAPZA (Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif)


                 Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan RI adalah NAPZA yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif.

                 Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "NAPZA", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.Namun kini disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

                Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
                  Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku Zat yang termasuk psikotropika antara lain: Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide)

                   Bahan Adiktif  adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:

 • Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

(sumber: id.wikipedia.com)

2. HIV/AIDS 


                   HIV atau Human immunodeficiency virus  adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus yang merusak daya tahan tubuh dengan menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berdaya dalam melawan infeksi.
Sampai saat ini belum bisa dipastikan sumber utama penyebab adanya virus HIV. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dari sampel darah seorang laki-laki dari Kinshasa di Republik Congo dan tidak dIketahui bagaimana ia terinfeksi.

                   AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindrom atau infeksi yang timbul akibat virus HIV dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan demikian akan mempermudah semua jenis virus menjangkiti tubuh manusia tanpa takut diserang oleh imun tubuh lagi, seperti SIV (Simian immunodeficiency virus) dan FIV (Feline immunodeficiency virus).

HIV AIDS berkembang sangat pesat di benua Afrika. Hampir sekitar 10% dari jumlah populasi dunia terdapat di sana, namun sayang sekali kira-kira 60% dari jumlah populasi ini mengidap AIDS. Begitu pula dengan Indonesia. Mengapa penyakit ini menyebar dengan begitu cepat? Karena tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan telah menurun.

Penyakit ini banyak ditularkan melalui hubungan seks, penggunaan alat suntik, bawaan lahir karena tertular dari ibu kandungnya, transfusi darah, dll.


 (sumber: deherba.com)


3. Seksualitas

                    Manusia adalah mahluk seksual. Itu fakta tidak terbantah. Seksualitas manusia bertanggung jawab atas pertumbuhan umat manusia yang sangat fantastis, dari hanya sekitar 300 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1000, menjadi hampir 7 miliar orang saat ini. Setiap tahun lahir manusia baru tidak kurang dari 100 juta orang. Jumlah yang luar biasa besar.

Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata seksualitas? Anda mungkin berpikir tentang hubungan seks. Pikiran Anda tidaklah keliru. Namun seksualitas bukan hanya tentang hubungan seks. Seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang mengalami, menghayati dan mengekspresikan diri sebagai mahluk seksual, dengan kata lain tentang bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bertindak berdasarkan posisinya sebagai mahluk seksual. Hubungan seks hanyalah salah satu aspek. Seksualitas mencakup banyak hal diluar itu. Segala sesuatu yang ada kaitannya dengan seks (ada kaitan dengan kelamin) tercakup di dalamnya.
- See more at: http://pikr11bekasi.blogspot.com/2014/02/apa-itu-triad-krr.html#sthash.nvN6Cl4u.dpuf



Apa itu TRIAD KRR?




Halo semuaa! salam GenRe!

kali ini saya ingin membahas tentang apa sih TRIAD KRR itu. Mungkin ada yang belum tahu, apa itu TRIAD KRR? TRIAD KRR adalah 3 (tiga) resiko atau 3 masalah yang akan/sering dihadapi oleh kaum remaja. Apa saja kah 3 resiko itu? yang pertama yaitu:

1. NAPZA (Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif)



                 Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan RI adalah NAPZA yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif.

                 Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "NAPZA", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.Namun kini disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

                Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
                  Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku Zat yang termasuk psikotropika antara lain: Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide)

                   Bahan Adiktif  adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:

 • Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

(sumber: id.wikipedia.com)

2. HIV/AIDS 


                   HIV atau Human immunodeficiency virus  adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus yang merusak daya tahan tubuh dengan menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berdaya dalam melawan infeksi.
Sampai saat ini belum bisa dipastikan sumber utama penyebab adanya virus HIV. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dari sampel darah seorang laki-laki dari Kinshasa di Republik Congo dan tidak dIketahui bagaimana ia terinfeksi.

                   AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindrom atau infeksi yang timbul akibat virus HIV dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan demikian akan mempermudah semua jenis virus menjangkiti tubuh manusia tanpa takut diserang oleh imun tubuh lagi, seperti SIV (Simian immunodeficiency virus) dan FIV (Feline immunodeficiency virus).

HIV AIDS berkembang sangat pesat di benua Afrika. Hampir sekitar 10% dari jumlah populasi dunia terdapat di sana, namun sayang sekali kira-kira 60% dari jumlah populasi ini mengidap AIDS. Begitu pula dengan Indonesia. Mengapa penyakit ini menyebar dengan begitu cepat? Karena tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan telah menurun.

Penyakit ini banyak ditularkan melalui hubungan seks, penggunaan alat suntik, bawaan lahir karena tertular dari ibu kandungnya, transfusi darah, dll.


 (sumber: deherba.com)


3. Seksualitas

                    Manusia adalah mahluk seksual. Itu fakta tidak terbantah. Seksualitas manusia bertanggung jawab atas pertumbuhan umat manusia yang sangat fantastis, dari hanya sekitar 300 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1000, menjadi hampir 7 miliar orang saat ini. Setiap tahun lahir manusia baru tidak kurang dari 100 juta orang. Jumlah yang luar biasa besar.

Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata seksualitas? Anda mungkin berpikir tentang hubungan seks. Pikiran Anda tidaklah keliru. Namun seksualitas bukan hanya tentang hubungan seks. Seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang mengalami, menghayati dan mengekspresikan diri sebagai mahluk seksual, dengan kata lain tentang bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bertindak berdasarkan posisinya sebagai mahluk seksual. Hubungan seks hanyalah salah satu aspek. Seksualitas mencakup banyak hal diluar itu. Segala sesuatu yang ada kaitannya dengan seks (ada kaitan dengan kelamin) tercakup di dalamnya.
- See more at: http://pikr11bekasi.blogspot.com/2014/02/apa-itu-triad-krr.html#sthash.nvN6Cl4u.dpuf


Apa itu TRIAD KRR?




Halo semuaa! salam GenRe!

kali ini saya ingin membahas tentang apa sih TRIAD KRR itu. Mungkin ada yang belum tahu, apa itu TRIAD KRR? TRIAD KRR adalah 3 (tiga) resiko atau 3 masalah yang akan/sering dihadapi oleh kaum remaja. Apa saja kah 3 resiko itu? yang pertama yaitu:

1. NAPZA (Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif)



                 Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan RI adalah NAPZA yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif.

                 Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "NAPZA", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.Namun kini disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

                Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
                  Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku Zat yang termasuk psikotropika antara lain: Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide)

                   Bahan Adiktif  adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:

 • Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.
- See more at: http://pikr11bekasi.blogspot.com/2014/02/apa-itu-triad-krr.html#sthash.nvN6Cl4u.dpuf
- See more at: http://pikr11bekasi.blogspot.com/2014/02/apa-itu-triad-krr.html#sthash.nvN6Cl4u.dpuf
- See more at: http://pikr11bekasi.blogspot.com/2014/02/apa-itu-triad-krr.html#sthash.nvN6Cl4u.dpuf
- See more at: http://pikr11bekasi.blogspot.com/2014/02/apa-itu-triad-krr.html#sthash.nvN6Cl4u.dpuf
Share:
Powered by Blogger.

Text Widget

Contact

Unordered List

Pages

Theme Support